19.2.11

Manusia Kerdil Di Taman Nasional Merubetiri

19.2.11
Akhir akhir ini kawan kawan pencinta alam Jember lagi seneng ngobrol tentang manusia kerdil di Taman Nasional Merubetiri. Gara garanya, salah satu televisi swasta Indonesia sedang mengangkat tema ini.

Sebenarnya fenomena manusia kerdil tidak hanya ada di TN Merubetiri. Di beberapa wilayah di dunia juga ditemukan manusia kerdil, bahkan yang kerdil sekali.

Saat saya mencari di mesin pencari tentang manusia kerdil, saya menemukan banyak definisi. Dari yang menganggapnya benar benar ada, hingga yang dengan tegas mengatakan bahwa manusia jenis liliput ini hanyalah mitos belaka.

Bagaimana dengan manusia kerdil di Merubetiri?

Orang orang yang hidupnya ada di sekitar Taman Nasional biasa menyebut manusia kerdil ini dengan sebutan wong wil, atau owil, atau ada juga yang menyebutnya siwil.

Anatomi tubuh makhluk ini sama seperti manusia pada umumnya. Hanya saja mereka kerdil. Tingginya tidak lebih dari satu meter. Dan telanjang. Beberapa dari mereka menutupi badannya dengan kain yang mereka temukan di sungai.

Saya pernah bercakap cakap dengan Pak Budi, salah seorang petugas TN Merubetiri yang katanya pernah memergoki keberadaan para siwil ini. Menurut beliau, siwil paling suka mencari udang dan ikan di susuran sungai yang ada di hutan. Biasanya mereka mempersenjatai diri dengan tongkat kayu yang ujungnya runcing.

Masih dari cerita Pak Budi, para siwil ini bisa berbahasa jawa ngoko (kasar). Tapi yang sering keluar dari mulutnya hanyalah suara suara tidak jelas. Terkadang mirip dengan suara bebek.

Keberadaan manusia kerdil di Merubetiri juga pernah diteliti oleh dua peneliti asal inggris, Debbie Martyr dan Jeremy Holden. Mereka meneliti pada tahun 1992 atas biaya organisasi flora dan fauna Internasional. Meskipun telah melakukan penelitian yang lumayan panjang dan didukung oleh peralatan yang lumayan canggih, mereka tidak mendapatkan hasil seperti yang diharapkan.

Pandangan saya pribadi tentang manusia kerdil di Merubetiri.

Melihat sejarah negeri ini, ada banyak kemungkinan bila manusia kerdil tadinya adalah orang orang buangan. Atau mereka yang sengaja mengasingkan diri. Bisa jadi sejak jaman kerajaan, bisa juga sejak jaman penjajahan. Yang pasti, mereka adalah orang orang yang tidak mau hidupnya terkungkung oleh upeti, atau tidak ingin dipaksa jadi prajurit, atau bahkan mereka lari dari kewajiban tanam paksa dan semacamnya.

Mereka kemudian menemukan kemerdekaan di dalam hutan. Tentu saja untuk bertahan hidup, mereka harus menyesuaikan diri dengan lingkungan. Ketidakpercayaannya terhadap manusia lain membuat mereka menghindar dari orang asing. Dan ini berlaku turun temurun secara genetis.

Nah, karena mereka jauh dari lautan, ada banyak kemungkinan jika mereka tidak mengkonsumsi garam beryodium. Kita tahu, orang yang kekurangan zat yodium akan berpengaruh terhadap perkembangan tubuhnya.

Alasan kedua, karena mereka ada di dalam hutan yang pohonnya lebat, menyebabkan mereka kekurangan akan sinar matahari. Ini juga tidak baik terhadap perkembangan tubuh.

Dan yang terakhir, mereka dituntut untuk regenerasi. Padahal jumlah mereka sedikit. Dan mereka menutup diri dengan dunia luar. Yang terjadi adalah perkawinan antar lawan jenis dengan kekerabatan yang dekat. Atau bisa jadi dengan saudara sedarah. Ini sangat berpengaruh terhadap generasi yang dilahirkan.

Itulah teori sederhana tentang adanya manusia kerdil di Merubetiri versi subyektif dari saya sendiri. Adapun tentang info yang didapat dari saksi mata mengenai cara berjalan mereka yang sangat cepat, bagi saya itu hanya sebuah evolusi untuk bertahan hidup saja.

Paranetter, bagaimana pendapat anda? Salam Rimba..!

Sedikit Tambahan

Lanjutan tulisan ini ada di artikel saya yang berjudul : Siapa Sebenarnya Manusia Kerdil di Taman Nasional Meru Betiri.

Sketsa Siwil bisa ditemui di tulisan berjudul : Mumut Folklor Manusia Katai Dari Jawa

119 komentar:

  1. O'ow.. maaf penulisan tanggalnya salah. Soalnya saya menulisnya kemarin, trus saya simpan di draft.

    Selamat berhari minggu buat paranetter..

    BalasHapus
  2. wah aku enggk pingin bujang terus brot.. emoh ah dadi manusia kerdil... iso diliput TV nantinya hehehe

    kelihatannya bukan di Meru betiri brot Wil itu ada. bahkan nih di Kucur aja banyak yang sering jumpai manusia kerdil pas mereka mancing. di Kota Jember juga ada manusia Kerdil loh.. malah jago panjat lagi hiayahahaha

    BalasHapus
  3. Numpang lewat,,
    Bagi sahabat blogger yang link nya belum saya pasang di blog ini mohon saya di ingatkan, tengkyu;

    BalasHapus
  4. @Bang Lozz Akbar : Hehehe..ada Bang Preman..Wes pijet sam?

    Manusia kerdil masih dalam tahap pro kontra Sam. Secara akademis, manusia kerdil di Merubetiri belum final. Tapi secara saksi mata, mereka yakin para siwil ini ada dan eksis sampe sekarang.

    Ohyo, selamat ya. Wah, juara dimana mana, Alhamdulillah..

    BalasHapus
  5. sebelumnya mau tanya itu tingginya apa gak salah? katanya kerdil tapi kok gak lebih dari tujuh meter? tujuh centimeter mungkin? *maap kalo salah :-D

    saya sendiri belum pernah denger ada manusia kerdil/liliput. pernah lihat juga cuman di film2 aja hehe.. jadi penasaran lho pengen lihat..

    BalasHapus
  6. ups ternyata saya yg salah lihat rupanya, ternyata gak lebih dari satu meter ya? kalo gitu ada banyak donk yg sering main di tv2 juga ada kan manusia kecil?

    BalasHapus
  7. Hehe..saya juga kaget, kok tujuh meter ya? hehe..

    Nah, mirip lah dengan yang di tipi2 itu Mbak,,
    Bedanya, siwil mempunyai pergerakan yang sangat cepat dan pandai menghilangkan jejak. Itulah kenapa ada beberapa yg menanggapi kalau siwil di TNMB hanyalah mitos belaka.

    Kalau yg ditayangkan di tipi (jejak merubetiri), para kru berhasil menangkap gambar mereka sayangnya cuma sebentar, dan cuma pake handicamp.

    Makasih ya Mbak;

    BalasHapus
  8. Saya juga pernah mendapatkan cerita dari seorang teman yang mendaki ke Gunung Kerinci, Jambi.
    Katanya makhluk kerdil itu disana disebut Bunian, dan katanya bisa menghilang gitu..

    BalasHapus
  9. Mahluk kerdil yang telapak kakinya terbalik itu ya Mas? Iya, saya juga pernah diceritain tentang itu sama sahabat saya.

    Hutan kita nggak kalah legendaris dengan yg di amazon ya Mas, hehe..

    BalasHapus
  10. Ingin tahu tingginya berapa! dan ada berapa!?

    BalasHapus
  11. Serius mas? Cebol gt? atau kecil kaya di film harry potter itu... mereka punya kekuatan gaib gt gak? *halah malah nanya aneh2...

    jgn2 mereka sebenrnya jin..hiiiiii... aku percaya gak percaya, tapi yang kaya gt mungkin aja... ada gak cerita ttg mereka di cerita jawa kuno? (-_-') niat banget aku, wkakakaak

    BalasHapus
  12. @Aura Pelupa : Perkiraan tingginya, tidak lebih dari satu meter. Kalau mengenai jumlah pastinya, saya tidak tahu Om.

    @Mas PriM : Dugaan terkuat, mereka tidak cebol Mas. Anatomi tubuhnya sempurna, hanya saja ukuran mereka mini.

    Iya juga sih, jangan2 mahluk halus, hehe..
    Cerita tentang mereka di kisah jawa kuno? hihi..malah nggak paham aku Mas PriM. Bisa jadi disinggung di sutasoma, sebagai mitologi jawa, hehe..

    @Javahostindo Web Hosting Indonesia : Salam kenal kembali, silahkan singgah kapan saja. Makasih;

    BalasHapus
  13. klo menurut ane...
    kayaknya full genetik penyebabnya...(disambungkan dengan kuliah ane...hehe)
    soalnya dah lama....
    manteb infonya gan...
    kunjung balik yeee...

    BalasHapus
  14. baru tau ada manusia kerdil di indonesia hihi tapi lucu juga. cuma secara ilmiah mungkin karena genetik ;)

    BalasHapus
  15. @Ra-kun tak sendiRIAN : Salam kenal kembali, dan salam persahabatan. makasih ya kunjungannya. Semoga sama sama bisa sering mengunjungi;

    @Maman : Wah mantab nih, ada yang kompeten di bidangnya. Makasih ya apresiasinya. Oke..

    @☺☺☺ : Yang paling mendekati memang dari sisi genetis. Tapi tidak menutup kemungkinan ada celah lain yg menjadi penyebabnya;

    BalasHapus
  16. Assalamualaikum masbro...salam kenal..

    Sebelumnya aku minta maaf, karena baru datang ke cerita hujan, malah bahas ttg plant design,, wkwkwk.. maklum namanya juga aku blogger ga jelas, jadinya apa saja ditulis, termasuk permintaan adik tingkat,, hahahaha

    ttg pendapat manusia kerdil, ya,, aku ga begitu paham sob, tapi klo soal logika masbro,, sepertinya oke juga.. :)

    BalasHapus
  17. Wow...hehehehhe

    Menarik banget nie bahasannya......dan analisanya masuk akal kok...saya sepakat aja Mas Aim....heheheh
    Karena saya juga baru denger dari mas Aim ini, pernah sih dulu banget tapi gak sejelas sekarang dari Mas Aim hingga analisa keexistannya.....

    BalasHapus
  18. Baru denger nih soal manusia kerdil, kalo memang mereka ada maka masuk akal juga analisanya mas, kenapa mereka bisa bertubuh kerdil.. kira2 jumlah populasi mereka berapa ya??

    BalasHapus
  19. Aku pingin ketemu langsung sih mas..
    penasaran soalnya,hehehe
    tapi jangan2 ntar kl pas ketemu bisa2 aku yg pingsan karena belum kuat mental,hihihih

    BalasHapus
  20. @Nyayu Amibae : WaAlaikumSalam Mbak.

    Hehe..gak apa apa kok, saya seneng dapet ilmu baru. Basic nya sastra dapet ilmu plant design, wah keren kan..hihi;

    Terimakasih ya kunjungan baliknya. Salam buat adek tingkatnya;

    @Mbak Hani Pendar Bintang : Eh ada Mbak Pendar Bintang,,gimana bisnisnya? Semoga statistik penjualannya semakin meningkat yah..

    Tengkyu. Eh, mbaknya sedang ronda juga ya? haha..

    @Archer : Nah, itu yang saya tidak berani menebak. Masalah populasi. Tapi makasih ya komentarnya. Selamat malam, eh salah ding, maksudnya selamat dini hari;

    @Prit : Takutnya kan para siwil nya yang pingsan, hehe...

    BalasHapus
  21. kiro-kiro Siwil itu bisa ngenet ora ya brot...hehe

    nah itukan sudah jadi bukti jika sebenarnay Meru Betiri masih menyimpan banyak misteri, jadi enggak ada alasan untuk mencoba mengekplorasi dengan dalih tambang... kan sip bro selain melindungi harimau jawa yang kata sebagian orang telah punah, nah sekarang melindungi sebuah spesies yang begitu misterius... hehe

    BalasHapus
  22. Sosok siwil kan kalo nggak salah pernah dimuat di koran (radar) lokal jember, bersambung. Disana disebutkan kalo jejak telapak kakinya kurang lebih sebesar korek gas merk tokai.

    BalasHapus
  23. @Lozz Akbar : Lho sing tengkar sama situ kemarin bukan siwil tah? hehe..

    Sayangnya dunia hanya membutuhkan selembar photo (bukti ilmiah) Kang, dan itu belum bisa dipenuhi.

    @Keluarga Tamasya : Iya. Kalau berpijak dari data temuan tersebut, bisa jadi ukuran para siwil ini lebih kecil. Lha wong telapak kakinya aja panjangnya cuma sekitar 6 - 7 cm. Tapi bisa juga itu jejak anak siwil, hehe..

    BalasHapus
  24. wah saya belum tahu mas dan melihat para kurcaci hihi..tapi kalau benar adanya y itu memang makhluk alloh juga mungkin mereka diharuskan untuk mencatat kependudukan mereka supaya statusnya diakui hehehe

    BalasHapus
  25. kalau menurut bunda, mungkin memang karena faktor genetik ya Aim
    yang membuat mereka bisa sekerdil itu
    salam

    BalasHapus
  26. hehehe kayaknya kalau kedilnya sama kayak saya sob xxixii...
    o iya...masbro tolong datang di blog saya mas..?

    BalasHapus
  27. Kaya'x lucu bgt dech tuh anak uca "manusia kerdil"

    BalasHapus
  28. wow itu beneran ada mas? kecil sekali kalau kurang dari 1 cm... menarik, jadi pengen lihat... masbro posting gambarnya kalau ada.. saya tertarik

    salam kenal

    Rifka Aisyah

    BalasHapus
  29. mungkin org2 yg melarikan diri karena sesuatu dan tak mau berinteraksi dengan manusia lain.

    BalasHapus
  30. kaya suku hobbit di filmnya lord of the ring ya, pendapat masbro banyak benernya juga tuh, faktor lingkungan pasti sangat berpengaruh,, ditambah faktor gennya juga.

    BalasHapus
  31. @Kang Ian : Ya Kang, bijak sekali komentar sampean. Bener. kalaupun mereka ada, mereka bukanlah obyek yang harus di edel edel. karena bagaimanapun, mereka juga mahluk Allah yg sama2 punya tugas berdzikir. Makasih apresiasinya ya Kang;

    @Bunda Lily Dont Worry : Nggih Bunda. yang paling mendekati secara ilmiah ya itu, karena faktor gen. makasih Bunda;

    @komunitas online sragen : Okeee..segera meluncur;

    BalasHapus
  32. @Gaptek_ancorez : Hehe..

    @Repetisimonolog : Hihi, saya nggak bisa mbayangin kalo ada manusia kerdil ukurannya kurang dari 1 cm. Salah tulis ya? hehe.. Tapi gak apa apa, saya jadi bisa mesam mesem. Salam kenal kembali, semoga kita bisa jadi sahabat yang baik, Amin;

    @Mas Attayaya : Iya Mas, itu salah satu kemungkinannya;

    @MJ : He'eh bener, mirip suku hobbit. Makasih ya Mbak;

    BalasHapus
  33. sampe skr saya blm pernah lihat tuh ...wlpun saya sudah melakukan eksplorasi mineral di daerah jambi,dan sekitarnya..blm ketemu manusia kerdil itu.

    BalasHapus
  34. Sama Mas, saya juga blusuk'an (keluar masuk) TN Merubetiri tapi belum pernah bertatap muka dengan para siwil ini.

    BalasHapus
  35. Ternyata ada to manusia kerdil itu? aku baru tahu nih... sayang gak ada fotonya ya?

    BalasHapus
  36. Jadi selama ini keberadaan orang2 itu masih misterius ya?

    BalasHapus
  37. Iya Mbak, sayang sekali nggak ada photonya.

    BalasHapus
  38. @The Other : Ow, komentarnya telat satu detik, salipan Mbak hehe. benar sekali, keberadaan mereka (para siwil) masih misterius;

    BalasHapus
  39. Manusia kerdil? Ada ya...?

    BalasHapus
  40. Menurut saksi mata yang jelas ada Dek, hehe. Tapi belum ada bukti otentik selain jejak telapak kaki.

    Ya kita tunggu aja hasil rekaman video dari salah satu tivi swasta yg lagi meliput jejak para siwil.

    Makasih ya Adek..

    BalasHapus
  41. manusia diciptakan dengan berbagai bentuk dan rupa.... ada yg tinggi dan ada yg kerdil....

    BalasHapus
  42. celah lain berupa hal magis gitu ya? hahaha! bisa jadi juga. well tapi ujungnya tetep aja itu kan ciptaan Tuhan. mungkin Tuhan menciptakan mereka buat melengkapi kehidupan manusia yang unik. btw share picture dong, penasaran sama si manusia kerdil ;D

    BalasHapus
  43. Saya lebih sependapat dengan analisa Masbro yang ketiga, faktor genetik, namun apapun fakta dibalik ini ( jika benar itu ada ), mereka juga makhluk Allah.

    BalasHapus
  44. sebagai sesama anggota PA, saya jadi lepengen sekali kesana nih kang (TN merubetiri) siapa tahu kita ntar bisa kopdar an disana juga.

    BalasHapus
  45. @Melly : Cihuii, dikomentari sang juara nih, hehe..

    Nah, ini dia apresiasi yang bijak, tengkyu;

    @☺☺☺ : Ohya, saya manggilnya gimana nih? Nonanoto atau apa? hihi, maap tapi saya bingung. Apa dipanggil Mbak ae ya? Gak apa apa kan?

    Celah lain yang diluar gen. Misal, kekurangan sinar matahari. Tapi oke juga kok, siapa tahu mereka mahluk Tuhan yang bernama jin, hehe..

    Makasih ya Mbak;

    BalasHapus
  46. wah unik plus ajaib neh. wah kalo referensinya ditambahi lebih komplit juga neh. tapi matur tengkyu banget lho kawan untuk infona. penasaran seh sebenarnya, ga da pic nya tha?

    BalasHapus
  47. @Mas Abi Sabila : Iya Mas, pada akhirnya kesimpulan kita sama. Mereka adalahsalah satu ayat Tuhan yang berceceran di muka bumi ini.

    Makasih ya mas, salam buat pak Agus (wah ndak nyambung ya? haha..)

    @Mas Huda : Nah, di TN Merubetiri ada dua pintu masuk. Yang dari Kabupaten Banyuwangi sampean bisa masuk lewat kecamatan sarongan. Ntar langsung bablas ke portal Sukamade.

    Berhubung saya ada di jember, saya sarankan untuk masuk lewat jember, hehe. Dari kecamatan tempurejo nanti melewati kota perkebunan Blater, trus ada portal masuk di daerah bandealit. Pantainya nggak kalah bagus dengan pantai Sukamade lho Mas.

    Wah jadi promosi nih. Ayo kita kopdar sambil kemping, hehe...

    BalasHapus
  48. @Insico : Nah itu masalahnya, nggak ada gambar yang bisa saya tampilkan.

    Sebenarnya Mas Didik Raharyono (sahabat yg hidupnya didedikasikan untuk meneliti keberadaan harimau jawa) pernah membuat sketsa akan siwil. Narasumbernya adalah saksi mata yg hidup di zona penyangga TNMB. Tapi Mas Didik ada di jogja.

    Ya InsyaAllah nanti saya hubungi, siapa tahu bisa berbagi pengetahuan (dan sketsa) di sini.

    Wuih, jawaban saya panjang ya? Maap, hihi...

    BalasHapus
  49. Wah.. sayang sekali fotonya gak ada..
    kita kan pingin lihat.. :D

    BalasHapus
  50. aku jadi penasaran satu penasaran 2 jadinya nich.. ko ga ada pict nya ya masbro?

    BalasHapus
  51. maksudnya manusia kerdil itu yang kaya di film the lord of the rings ya kim?
    mana donk fotonya? :(

    BalasHapus
  52. Anonim14.54.00

    Bang kalau ada pic nya mantap ini, huhuh, tapi benar2 ada ya ini? Salam saya Adi (http://budayangeblog.wordpress.com)

    BalasHapus
  53. Baru tau ya mas, kalo ada manusia kerdil kek gitu.

    BalasHapus
  54. Bro, disinilah qt liat kebesaranNya. Dia menciptakan makhluknya sesuai kehendakNya. Kerdilnya sih gapopo wis, tapi koq ya nakednya ini lho, kayak kisah tuyul wae, hehehehe..... Oops, jangan lupa kita punya orang kerdil yang populer lho......Hayyyooo......siapa?? Btw mau donk daftar jadi koordinator KTPnya biar si iwil2 kuwi nduwe KTP, xixixixixiiiiiiiii........

    BalasHapus
  55. @Masyhury : Yaaah, maap Mas, hehe. Tapi ntar Insya allah saya usahakan, barangkali ada kawan2 jember yang bisa membuat sketsanya.

    @Kamal : Iya itulah masalahnya. Tidak ada bukti gambarnya.

    @Mbak julie : Nah, seperti itu deh Mbak. Hihi, gambarnya nggak ada Mbak, maap ya;

    @Adi : Iya Mas, sudah ditemukan jejak kakinya. Tapi potret utuhnya yang nggak ada.

    @Itik Bali : Hai Mbak. Ini sebenarnya isu lama yang terangkat kembali berkat liputan salah satu media visual Indonesia.

    Makasih ya udah mampir. Silahkan dimaem dulu camilannya, hehe..

    @BunDa Yati : Hehehehe.. Iya BunDa, sepertinya para siwil butuh koordinator buat bikin ka te pe, hehe..

    Allah memang Maha Hebat ya BunDa;

    BalasHapus
  56. masbro klo manusia kerdil seperti yg di india itu sama gak?
    tp klo yg di india itu kan seorang gadis yah? dan bersekolah.
    btw, klo ada potonya lebih lengkap nih tulisannya :)
    buat ilustrator aja..jadi saya gak ngira2, kira2 manusia kerdil itu seperti apa yah? hehe

    BalasHapus
  57. proporsional dong? hanya saja mini ya...hmmmm... ::membayangkan::

    BalasHapus
  58. pernah dengar, tapi belum pernah liat manusia kerdil ini, kecuali di film nirmala :)
    sepertinya teori subjektif masbro bisa diterima penjelasannya..

    BalasHapus
  59. @Melly : O'ow.. Ternyata ini dia Mbak Melly yg juara, hihi. Di atas ada yg komentar juga namanya Melly (M besar), kirain Mbak. Saya sampai njawab gini, "cihuii, dikomentari sang juara nih.." Ternyata salah orang hihihi...
    Buat Mbak melly yg di atas, maap ya, tapi makasih;

    Nah kira kira seperti itu Mbak Mell. Saya juga pernah baca manusia mini yg dari India itu. Yg di TN Merubetiri juga seperti itu. Lebih pas disebut mini ketimbang kerdil, soalnya bentuknya proporsional.

    Buat ilustrator? hihi, takut jelek hasilnya Mbak.

    @Mas Ade : Nah, bener banget Mas. Mini.

    @Mbak YSalma : Makasih mbak, salam ya buat junior yg kreatif;

    BalasHapus
  60. artikel yang menarik,
    ini yang pernah ditayangin di salah satu tv swasta ya?! yg membuat saya penasaran benarkah cerita tentang keberadaan mereka yg kadang diiringi cerita mistis tsb

    salam kenal walau saya bukan org rimba, hehe :)

    BalasHapus
  61. Iya Mas, pernah ditayangin sama salah satu tv swasta.

    Keberadaan mereka seringkali diiringi cerita mistis, itu juga benar. Ini semua karena hampir semua saksi mata adalah warga sekitar TN Merubetiri. Nah, cara mereka mengungkapkan apa yang telah mereka lihat tentu saja berbanding dengan pendidikan mereka. Rata2 dari warga zona penyangga memiliki pendidikan yg minim. Tapi tidak semuanya lho.
    Tentu saja pilihan kata para saksi mata sangat jauh dari sisi akademis.
    Begitulah kurang lebihnya,,Terimakasih ya udah mampir;

    Salam Persahabatan;

    BalasHapus
  62. Hiiii... kok jadi ngeri sendiri ya Bro.. :)
    tapi, selalu ada kehidupan selain kehidupan kita ya Bro, percaya akan kehendak Allah.. percaya ada kehidupan itu, mudah2an tidak saling mengganggu deh.. :)

    BalasHapus
  63. Hehehe.. nggak usah takut Mbak, mereka nggak nggigit kok, paling cuma ndilat ndilat, hehehe...

    Iya, Allah Maha Berkehendak

    Waaah, udah bisa bewe nih yeee...

    BalasHapus
  64. iya kalo ga salah ini pernah diangkat trans 7 di acaranya JJM jejak-jejak misterius........ kalo saya sih percaya itu ada walaupun saya g pernah ketemu langsung dengan wong wil tsb....

    BalasHapus
  65. betul sekali Mas, media tersebut yang mengangkat tema ini. Hmmm, jadi sampean percaya ya Mas? Makasih ya apresiasinya.

    Salam persahabatan;

    BalasHapus
  66. wah baru dengar ttg manusia kerdil ini...mungkin juga karena keturunan dan asupan gizi yang kurang masbro...

    BalasHapus
  67. wah, saya pernah dengar yang di gunung kerinci, ternyata di meru betiri juga ada. bagaimanapun mereka berhak untuk penghidupan yang layak, jadi kita harus menjaga agar habitatanya tetap lestari

    BalasHapus
  68. @NIT NOT : Ya Mas, kemungkinan besar lantaran genetik dan ya itu, masalah kurang gizi. Makasih Mas;

    @Mas joe : Seeep, sepakat Mas;

    BalasHapus
  69. ada ya rupanya manusia kerdil kirain adanya dinegeri dongeng semacam snow white, kata temenku diJambi (digunung kerinci) hidup manusia kerdil tp apakah masih bertahan sampai sekarang?
    Analisa masbro ttg manusia kerdil masuk akal :)

    BalasHapus
  70. Tentang manusia kerdil di merubetiri ya sam.
    Jarene wong2 sekitar TN, siwil ini paling suka ada di sekitar kali sengoro (yang airnya berwarna warni, sebelah barat curahnongko, deketnya ptp wonowiri).

    BalasHapus
  71. heheheh...
    pengen ketemu!!!!!!!!!

    BalasHapus
  72. @Ummu Rizka : Yang di kerinci itu saya juga dengar Ummi. kalau tidak salah masih pro kontra apakah mereka termasuk manusia atau spesies kera.

    Makasih ya Ummi, selamat malam;

    @Tamasya : Di daerah watu leker ada juga nggak yo rek? Soale aku sering ngecamp nang kono, nggak pernah ada tanda tanda blas;

    BalasHapus
  73. @zuxuz : Wah, ikut dong.. saya juga pengen join kopi sama mereka, haha..

    BalasHapus
  74. disulawesi kayaknya ada juga suku yang kerdil dan terasing seperti ini masbro, wah sering berseliweran sama tapi nggak pernah berkunjung kesini saya he he

    BalasHapus
  75. Cihui ada Bang Munir

    Kabarnya sehat sehat aja kan Bang? semoga selalu dalam lindungan Yang Di Atas, Amin.
    Indonesia memang kaya akan misteri yang satu ini Bang, sampai bikin National Geograpic ngiler, hehe..

    Wah saya kalau berkunjung ke blog nya sampean sungkan mau kasih komentar, soalnya bahasa inggrisnya campur sama bahasa tarzan bang, haha..

    Terimakasih ya Bang, selamat malam;

    BalasHapus
  76. Orang kerdil ini sama gak dengan yang biasa kita liat itu ya, Mas?

    Kalopun benar ada moga mereka mau menampakkan diri ya dan bersedia membaur demi kebaikan mereka sendiri. Ato justru malah lebih baik mereka bertahan di hutan ya? :(
    Semoga Tuhan selalu menyertai mereka.

    BalasHapus
  77. Hapa?
    ada manusia kerdil?
    ih, kok serem iya?

    Ucok Baba mah tau, tapi gag tau kalo ada versi lain yang lebih heboh...
    hehehe...

    BalasHapus
  78. @chocoVanilla : Kalau menurut ceritanya (dari saksi mata), mereka sedikit beda Mbak. Kecil tapi ukuran tubuhnya proporsional. Kerdil tapi tidak cebol, gitu Mbak.

    Yah, yang terbaik sebenarnya adalah membaur, biar mereka turut merasakan kemajuan dunia. Tapi kalau pilihan mereka tetap tinggal di hutan, ya mungkin itu juga yg terbaik.

    Butuh ruang komunikasi, dan kesempatan itu yang kita nggak punya. Makasih Mbak;

    @BeBek : Kalau Bebek kecil ada juga nggak ya di hutan? hehe.. bercanda Mbak;

    BalasHapus
  79. hmmm.. boleh juga hasil analisanya Om!
    tapi keberadaan siwil itu ga dihubung-hubungkan dengan hal-hal yang "aneh" tho???

    BalasHapus
  80. Oleh penduduk setempat, siwil dipercaya sebagai mahluk halus karena cara siwil berjalan sangat cepat.

    BalasHapus
  81. @Bunda Mahes : Ow, salah mbales komen lewat blog agregator nih (hehe, asline pamer iki Mbak). Ya itu dah jawabannya. Para saksi mata (yg hampir semuanya warga setempat) lebih percaya kalau para siwil ini adalah sebangsa jin. Tapi bukan celana jeans lho Mbak, hehe..

    BalasHapus
  82. wah, manusia kerdil ?
    saya belum pernah dengar ik...
    tapi penjelasan logis di paragraf-paragraf akhir memang masuk akal..

    bisa jadi memang seperti itu.

    BalasHapus
  83. seperti hewan saja..
    kok ga ada gambarnya mas? jadi penasaran nih..
    memang masih banyak sekali makhluk-makhluk unik seperti ini mas.. dan sampai sekarang belum diketahui keberadaannya..
    btw mas hakim mau pesen kaos blogger indonesia ndak? cek blogku mas..

    BalasHapus
  84. @Ipul dg. Gassing : Iya Mas Ipul, saya belum menemukan data tertulis tentang siwil, jadi mencoba berargumentasi sendiri. Makasih apresiasinya mas. Salam hangat;

    @Dery : Iya Mas, gambarnya sudah saya usahakan tapi mentok gak nemu. Sumber2 yang saya sangka punya gambar siwil ternyata nggak punya, hehe..

    kaos blogger? Wew, belum ada fulus nih, hehe.. Tapi mantap, sudah saya lihat barusan.

    BalasHapus
  85. Anonim01.21.00

    btw, klo rekaman yang di dapat sama kru JM Tr*ns7 itu bisa dipercaya gak yaa?? serem jg klo ada manusia yang anti sosial..

    BalasHapus
  86. Menurut pendapat saya pribadi, mereka bisa dipercaya. Yah memang, kalau ngomongin tentang dunia entertaint (visual), ada banyak celah untuk kita nggak percaya. Tapi nggak tau ya, nurani saya bilang kalau mereka bisa dipercaya.

    Wah sayang nih nggak ada link / namanya, saya nggak bisa mampir di blognya sampean. Tapi makasih ya Mr / Mrs. Anonim;

    BalasHapus
  87. O'ow.. maap salah masuk lagi lewat acca. Maap, bener2 kurang teliti nih, maklum kebanyakan nyruput kopi, hehe.. tengkyu Anonim;

    BalasHapus
  88. WEah... saya baru tau nih...
    Sepertinya teorinya bener seperti itu, mas. Tapi apakah nggak ada lagi orang2 yang tingginya normal disana ya??

    BalasHapus
  89. aku sih percaya ada...
    bukankah Allah menciptakan manusia dengan berbagai macam ras dan bentuk yang unik?

    hhm, siapa tau memang benar benar ada liliput atau hobbit!!

    hehhee

    BalasHapus
  90. manusia kerdilnya seberapa Om?
    tingginya sama kayak Dija ya??

    BalasHapus
  91. Analisis nya sangat rasional juga Mas...kalau dari segi medis kekurangan zat yodium dan kalsium, memang bisa menyebabkan kekerdilan (kretinisme).

    Salam hangat dari Kendari.

    BalasHapus
  92. @kakaakin : Kalau orang2 yang tingginya normal seperti kita banyak Kak, tapi di zona penyangga (sekitar Taman Nasional. Si manusia kerdil ini kan lebih di zona inti, gitu Kak.. Salam hangat ya kak Akin;

    @Mbak Elsa : Hehehe, siapa tau kita bisa ngobrol sama mereka, kan asyik ya Mbak, hehe..

    @Adek Dija sayang : Ya kira kira setinggi adek Dija deh, hehe. Selamat menikmati hari istimewa ya sayang..

    @Bli TuSuda : Ow, saya baru ngerti istilahnya Bli, kretinisme. Makasih ya Bli, salam hangat selalu;

    BalasHapus
  93. aduwh... kalo ini ada photonya pasti rasa penasarannya sedikit berkurang, walopun blom bisa berjabat tangan dan berkenalan langsung sama mereka. hhhh :-D

    BalasHapus
  94. ikut penasaran sy bro..

    BalasHapus
  95. @Insico : Hehe,,ini cuma gambar jejaknya. Yah, lumayanlah daripada nggak dapet, hehe'

    @Yustha tt : Ditunggu ya Mbak;

    BalasHapus
  96. Saya penasaran dengan gambar manusia kerdilnya mas.
    Baru baca postingan ini.... kira2 kapan ada gambarnya ? :D

    BalasHapus
  97. Masih dalam rangka berusaha cari nih Mbak. Sekalian tanya2 ke saksi mata. Doain ya Mbak Zee.. Makasih;

    BalasHapus
  98. kok gak ada fotonya si ..??

    he he he he

    BalasHapus
  99. Fotonya nggak ada Mas, maaf hehe..

    BalasHapus
  100. salam kenal semuanya

    BalasHapus
  101. masbro,,,aku kan manusia kerdil nh

    BalasHapus
  102. Salam kenal kembali. Manusia kerdil? hehe..

    Barusan blognya saya kunjungi, tapi kok ndak bisa ya?

    BalasHapus
  103. Aku pernah nonton On The Spot tentang sebuah kota yang dihuni oleh orang-orang kerdil yang didatangkan dari berbagai belahan dunia. Di tempat itu mereka dijadikan objek wisata gitu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wew, kasihan orang kerdilnya ya Mbak.

      Hapus
  104. Makasih Masbro, ini kan tulisan tentang cerita manusia kerdil yang tak pesen kemarin kan..
    Kalau benar cerita Masbro kemarin yang katanya "bisa jadi yang di Merubetiri ini adalah penduduk asli Jember," berarti ada kemungkinan secara genetis warga Jember juga ga memungkinkan jadi "model" ya mas, kan untuk jadi model minimal punya tinggi badan 170 cm kwk...kwk..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, iya Bu. Nggak lolos audisi jadi model :)

      Hapus
  105. Anonim19.40.00

    cari lebih banyak infonya y,,sukses...

    BalasHapus
  106. Anonim19.51.00

    hallo mas..salam kenal dari warga grobyog wuluhan jember (jarak lk 40 km dari Meru).saya juga petualang kecil kecilan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali Mas / Mbak. Terima kasih sudah mampir di acacicu.

      Hapus
  107. gan ..kalo boleh..ayo tukeran link .blog anda sudah saya pasang di Blog saya di abdii.com
    ini link saya pasang linknya abdii.com dan kasih nama aplikasi balckberry ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di blog acacicu ini tidak ada blogroll-nya. Gimana kalau saya pasang di blog saya yang lain?

      Hapus
  108. Kalo pake logika sih, kemungkinan adanya manusia kerdil di kawasan TN bisa saja ada. Bukankan ciri umum manusia gunung juga pendek-pendek... Namun memang belum ada referensi ilmiah yg up to date yg mampu memotret melalui alat ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar, tapi kita bisa mengumpulkan referensi dari sisi yang lain, folklor.

      Hapus
  109. ditempat saya disebut orang gunung mas dengan bahasa daerah kami menyebutnya maksumai dan mereka dipercaya sebangsa jin.. :)

    BalasHapus
  110. sebenarnya kita semua manusi kerdil. hehehe
    dikarenakan diantara kaum yang paling kerdil adalah umatnya nabi muhammad. coba bandingkan manusia yg hidup di zamannya nabi musa.

    BalasHapus
  111. Semacam ucok baba ngunu tah sam?
    Tapi akeh?
    Baru ngerti nek nang TNMB enek berita seperti ini... Masalahe yo rung pernah ning TN Meru Betiri hahaha...

    BalasHapus

acacicu © 2014